Fanky Christian Tekankan Urgensi AI bagi Industri Manufaktur di Seminar Teknologi APINDO Bandung
Fanky Christian Tekankan Urgensi AI bagi Industri Manufaktur di Seminar Teknologi APINDO Bandung

Bandung - Fanky Christian menjadi salah satu narasumber utama dalam seminar teknologi bertajuk “Optimalisasi AI untuk Transformasi Bisnis Modern” yang digelar di Bandung. Kehadirannya memberikan perspektif strategis mengenai pentingnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi dunia industri, khususnya sektor manufaktur yang saat ini menghadapi tantangan efisiensi dan daya saing.

Fanky Christian dikenal sebagai Direktur PT. Lima Dua Satu Teknologi Indonesia serta menjabat sebagai Sekretaris Jenderal APTIKNAS untuk periode 2022–2027. Dengan latar belakang tersebut, ia menyampaikan materi berbasis pengalaman langsung di lapangan, sekaligus sudut pandang organisasi industri teknologi nasional dalam menghadapi era transformasi digital.

Dalam pemaparannya, Fanky menjelaskan alasan utama mengapa AI kini menjadi sangat urgent bagi industri manufaktur. Menurutnya, banyak pabrik di Indonesia masih menghadapi masalah downtime produksi yang mahal dan sulit diprediksi, sehingga berdampak langsung pada biaya operasional dan ketepatan pengiriman produk.

Selain itu, persoalan kualitas produk sering kali baru terdeteksi ketika proses produksi sudah berjalan atau bahkan setelah produk sampai ke pasar. Kondisi ini menyebabkan kerugian ganda, baik dari sisi biaya perbaikan maupun reputasi perusahaan. AI dinilai mampu membantu mendeteksi potensi masalah kualitas sejak tahap awal proses produksi.

Fanky juga menyoroti fakta bahwa sebagian besar pabrik sebenarnya memiliki data mesin yang sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Data tersebut masih sebatas tersimpan tanpa diolah menjadi informasi bernilai. Melalui AI, data-data ini dapat diubah menjadi insight untuk meningkatkan produktivitas dan keandalan mesin.

Masalah lain yang tak kalah penting adalah rendahnya efisiensi energi serta tingginya ketergantungan pada operator senior. Menurut Fanky, AI dapat membantu menciptakan sistem yang lebih stabil dan konsisten, sehingga keputusan operasional tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pengalaman individu tertentu. “AI adalah alat untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat dan presisi,” tegasnya.

Informasi mengenai PT. Lima Dua Satu Teknologi Indonesia juga diperkenalkan dalam sesi ini. Perusahaan tersebut aktif menyediakan solusi teknologi berbasis AI dan sistem monitoring industri. PT. Lima Dua Satu Teknologi Indonesia beralamat di Estubizi Business Center Gedung Setiabudi 2, Lantai 2 Suite 207 C, Jakarta Selatan, dan dapat dihubungi melalui email partner@521indonesia.com

 serta berbagai kanal komunikasi lainnya.

Seminar teknologi ini diselenggarakan atas kerja sama APINDO Kabupaten Bandung dengan PT. Indo Mega Vision. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembaruan teknologi terkini, khususnya terkait tren dan inovasi AI, server, dan storage, melalui ruang diskusi serta networking antarpelaku industri.

Acara berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 10.00–15.00 WIB, bertempat di Hotel Asrilia, Bandung. Topik diskusi yang diangkat mencakup perkembangan terkini teknologi AI, alasan bisnis modern membutuhkan AI, optimalisasi dan efisiensi proses bisnis, hingga pemanfaatan AI dalam pengambilan keputusan dan pengembangan SDM.

Panitia juga menawarkan berbagai benefit menarik bagi peserta, antara lain seminar gratis untuk dua orang per perusahaan, lunch dan coffee break, doorprize, serta goodiebag dan merchandise. Melalui seminar ini, diharapkan para pelaku industri semakin siap memanfaatkan AI sebagai mitra strategis dalam mendorong transformasi bisnis yang berkelanjutan dan kompetitif.

Sumber : https://berita.japrime.id/fanky-christian-tekankan-urgensi-ai-bagi-industri-manufaktur-di-seminar-teknologi-apindo-bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *